Rabu, 02 September 2015

goresan tangan dheana

dalam malam yang sunyi
ku termenung
menatap indahnya langit
melihat betapa besar bulan tersenyum
merasakan betapa dinginnya angin ini
oh bulan....
andaikan ku bisa memelukmu
kan ku peluk sluruh tubuhmu
andai ku menjadi bintang
kan ku temanimu
walau hati ini terluka
karena irisan tajam sbuah pisau
yang menyayat hatiku
namun ku harus bisa bertahan
karena ada banyak orang ang menungguku
yang slalu menyayangiku
di saat ku terlelap
dan di saat ku bahagia
dia
selalu ada di sampingku
namun sekarang
dimana dia?
dimana orang yang slalu menemaniku?
tak adakah orang yang slalu mengiburku?
menemani stiap langkahku
ak merindukanmu 
wahai sang adik...
kembalilah pada
walau hanya sesaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar